Logo Muktamar NU ke-35
← Semua berita
liputan · 21 Agustus 2026

Berkah Muktamar NU, Pengusaha UMKM Raup Omzet Ratusan Juta

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tak hanya menjadi hajatan kaum santri semata. Berkahnya menggerakkan ekonomi warga Jombang.

Rep. Saiful

Red. Cak / Fajar

Pernak-pernik Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Pernak-pernik Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

JOMBANG - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tak hanya menjadi hajatan kaum santri semata. Berkahnya menggerakkan ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga meraup omzet ratusan juta.

Berkah Muktamar NU salah satunya dirasakan betul oleh Ahmad Arif Alwan (31), warga Perum Denanyar Indah, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, yang memiliki usaha konveksi. Sejak Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas resmi ditunjuk jadi tuan rumah muktamar, usahanya langsung banjir pesanan.

Saking banyaknya pesanan, suara mesin produksi nyaris tak berhenti terdengar dari tempat usaha konveksinya. Tumpukan kain, kaos, tas, handuk, dan jersey silih berganti masuk ke meja produksi.

Sebagian sudah selesai dikerjakan, lainnya masih menunggu proses sablon, jahit, hingga pengepakan.

Bagi Alwan, kesibukan tersebut menjadi pemandangan berbeda dibandingkan hari-hari biasa. Sejak Muktamar ke-35 NU semakin dekat, pesanan merchandise bertema muktamar berdatangan hampir tanpa jeda.

"Alhamdulillah, menjelang Muktamar ke-35 NU ini pesanan meningkat cukup signifikan. Omzetnya bisa mencapai sekitar Rp150 juta," ucap Alwan.

Usaha yang dirintisnya sejak 2016 itu mendadak memasuki masa paling sibuk. Aktivitas produksi bahkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan kondisi normal.

Sebanyak 11 pekerja kini ikut berjibaku menyelesaikan pesanan. Mereka mengerjakan beragam produk, mulai kaos, tas, handuk, hingga jersey yang dipesan untuk kebutuhan peserta, maupun masyarakat yang ingin memiliki buah tangan dari perhelatan akbar NU di Jombang.

2.000 Pesanan Kaos

Salah satu produk yang paling banyak dipesan adalah kaos. Hingga Rabu (19/8/2026), Alwan menyebut sekitar 2.000 kaos bertema Muktamar ke-35 NU telah diproduksi.

Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah karena pelaksanaan muktamar baru akan berlangsung beberapa hari lagi. "Kalau dibandingkan hari biasa, omzet sekarang bisa naik sekitar tiga kali lipat. Momentum Muktamar ini sudah cetak 2 ribu kaos. Padahal Muktamar masih satu pekan lagi," tuturnya.

Harga produk yang dikerjakan Alwan relatif beragam. Kaos dipasarkan sekitar Rp70 ribu per potong. Sedangkan produk lainnya berada pada kisaran Rp65 ribu hingga Rp120 ribu, menyesuaikan jenis dan spesifikasi pesanan.

Lonjakan permintaan membuat rutinitas produksi berubah. Jika sebelumnya pekerjaan dapat dilakukan dengan ritme yang lebih longgar, kini setiap pesanan harus dikejar agar selesai tepat waktu.

Berkah dari Perhelatan Akbar

Alwan bukan pemain baru di dunia konveksi. Hampir satu dekade ia membangun usahanya secara bertahap sejak 2016. Namun, Muktamar ke-35 NU memberikan momentum yang berbeda.

Perhelatan organisasi Islam terbesar itu tidak hanya menghadirkan peserta dan penggembira dari berbagai daerah ke Jombang. Kebutuhan terhadap berbagai produk pendukung juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Bagi Alwan, kesempatan tersebut terasa semakin istimewa karena ia merupakan alumni santri Tambakberas.

Ada kebanggaan tersendiri ketika usaha yang dibangunnya ikut mengambil bagian dalam menyambut agenda besar, yang digelar di lingkungan pesantren tempat ia pernah menimba ilmu.

"Alhamdulillah, sebagai alumni santri Tambakberas kami ikut bangga. Semoga muktamar berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang terbaik," tuturnya.

Penulis : Anggit Pujie Widodo